BENCANA DARURAT DI SUMATERA
Puluhan nyawa hilang dalam sekejap. Sejak 24 November 2025, banjir, banjir bandang, dan longsor melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Aceh—menghantam lebih dari 30 kota dan kabupaten. Ribuan rumah terendam, akses jalan tertutup, dan fasilitas umum lumpuh. Masjid-masjid yang selama ini menjadi tempat ibadah dan berlindung pun ikut terendam lumpur, sebagian hancur, dan ratusan mushaf Al-Qur’an hanyut terbawa arus.
📍 Kondisi Sumatera Utara
Menurut BNPB, bencana hidrometeorologi menghantam empat kabupaten pada 24–25 November 2025.
BPBD melaporkan:
- 47 meninggal dunia
- 9 hilang
- 67 luka-luka
Wilayah terdampak meliputi Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan, yang kini berada dalam Status Tanggap Darurat 14 hari (25 Nov–9 Des 2025). Longsor merusak rumah-rumah warga, fasilitas ibadah, dan menutup akses jalan utama.
📍 Kondisi Sumatera Barat
Sebanyak 13 kabupaten/kota terdampak banjir dan longsor, termasuk Padang, Padang Pariaman, Solok, Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, dan Pesisir Selatan.
Air bah masuk ke masjid dan mushola, merusak karpet, mimbar, kitab-kitab, hingga mushaf Al-Qur’an yang basah dan tidak lagi bisa digunakan.
📍 Kondisi Aceh
Aceh menetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi 120 hari (12 September–31 Desember 2025).
Daerah paling parah antara lain:
- Aceh Timur (29.706 jiwa terdampak, 2.456 mengungsi)
- Pidie Jaya (22.190 jiwa)
- Aceh Singkil (25.827 jiwa)
- Aceh Utara (3.690 jiwa)
Total rumah terdampak lebih dari 2.600 unit, sawah dan tambak rusak, dan banjir di Bireuen belum kunjung surut. Masjid dan mushola masih terendam, karpet ibadah hancur, dan ratusan mushaf Al-Qur’an hanyut tersapu banjir.
Bantuan yang Akan Kita Salurkan
Untuk membantu para penyintas bangkit di hari-hari pertama yang paling berat, kita akan menyalurkan dukungan dalam bentuk:
• Air Minum
Untuk memenuhi kebutuhan hidrasi para penyintas di situasi darurat.
• Paket Pangan
Membantu menyediakan bahan pangan pokok bagi keluarga terdampak.
• Hygiene Kit
Perlengkapan kebersihan dasar untuk menjaga kesehatan di pengungsian.
• First Aid Kit
Peralatan pertolongan pertama dan obat-obatan dasar untuk kebutuhan medis awal.
Mari Ulurkan Tangan
Sahabat, saudara-saudara kita di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh sedang berjuang melewati masa terberat mereka. Banyak dari mereka yang kehilangan rumah, kesulitan mendapatkan makanan, air bersih, dan akses kesehatan dasar.
Mari bersama membantu memenuhi kebutuhan paling mendesak para penyintas: makanan siap konsumsi, air minum, hygiene kit, serta perlengkapan pertolongan pertama agar mereka dapat bertahan, menjaga kesehatan, dan melewati masa darurat ini dengan aman.
Setiap dukunganmu membantu menyelamatkan nyawa dan menguatkan mereka di hari-hari paling genting.